Jump to content
Forum Diskusi Judi Online

Joko

Master Bola
  • Jumlah Konten

    5.412
  • Bergabung

  • Terakhir dikunjungi

Community Reputation

0 Neutral

Tentang Joko

  • Rank
    Verified Member

Pengunjung Profil Terbaru

Blok pengunjung terakhir dinonaktifkan dan tidak ditampilkan kepada pengguna lain.

  1. Liverpool akan tersenyum melihat David De Gea akan absen akhir pekan ini pada laga bigmatch Liga Inggris hari Minggu (20/10) malam. Manchester United akan menjamu Liverpool pada laga super penting akhir pekan ini di ajang Liga Inggris. Namun cederanya sang kiper Setan Merah saat membela timnas Spanyol di kandang Swedia hari Rabu (16/10) dinihari pada ajang kualifikasi Piala Eropa 2020 menyebabkan banyak pendukung patah hati karena itu berarti David De Gea absen. Dengan De Gea absen maka total sudah ada delapan pemain yang absen dari kubu Manchester United. Kedelapan pemain itu adalah: De Gea, Paul Pogba, Luke Shaw, Aaron Wan-Bissaka, Anthony Martial, Phil Jones, Eric Bailly dan Timothy Fosu-Mensah. Ini bukan kabar yang menyenangkan untuk didengar menjelang sebuah laga bigmatch melawan Liverpool selisih empat hari lagi. Manchester United’s injury list: De Gea Pogba Shaw Wan-Bissaka Martial Jones Bailly Fosu-Mensah#Pray4United pic.twitter.com/8dfEGZlVa5 — BenchWarmers (@BeWarmers) October 15, 2019 Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Liverpool Siap Mainkan Alisson, Salah Masih Tanda Tanya Inter Milan Inginkan Nemanja Matic Dengan Harga Diskon Paul Pogba Didoakan Betah Berseragam Manchester United David De Gea tampil luar biasa gemilang pada laga Swedia vs Spanyol pada Rabu dinihari di Friends Arena di Stockholm. Hanya cedera yang menyebabkan ia harus digantikan pada menit 60 babak kedua. Selama paruh pertama pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2020 itu, De Gea setidaknya tiga kali menyelamatkan gawang La Roja. Namun keberuntungannya tamat pada menit 50 babak kedua. Robin Quaison dari sisi kiri kotak penalti mengirimkan sebuah umpan lambung silang ke tiang jauh. Di sana Marcus Berg melompat paling cepat dan paling tinggi untuk menanduk bola, namun si bundar berhasil diblokir De Gea dan bola liar melayang menjauh namun kemudian disambar oleh Emil Forsberg. Tembakannya dari sudut yang sangat sempit juga berhasil diblokir De Gea, namun kali ini bola liar memantul tinggi dan disundul Berg menjadi gol. Swedia unggul 1-0. Beruntung ada pemain pengganti Rodrigo yang mencetak gol balasan Spanyol pada menit keempat injury time, menyamakan skor 1-1 dan mengirim La Roja lolos ke putaran final Piala Eropa 2020. Sumber: David De Gea Bakal Absen di Bigmatch, Liverpool Senyum-senyum
  2. Gilabola.com – Hasil pertandingan antara Liechtenstein vs Italia dalam laga Grup J Euro 2020 ditutup dengan skor akhir 0-5, Federico Bernardeschi hanya butuh dua menit untuk cetak gol. Liechtenstein akhirnya harus mengakui keperkasaan skuad Tim Nasional Italia saat menjamu mereka di Rheinpark Stadion pada hari Rabu (16/10) dini hari tadi. Pesta gol skuad Italia terjadi di 20 menit terakhir pertandingan, namun sebelumnya Bernardeschi sempat terlebih dahulu mencetak gol super cepat di menit ke-2 babak pertama. Ketiga gol tambahan Italia ke gawang Liechtenstein di babak kedua dicetak oleh Andrea Belotti dengan dua golnya, Alessio Romagnoli dan gol dari Stephan El Shaarawy. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Hasil Swedia vs Spanyol 1-1 La Roja Lolos ke Putaran Final 2020 Hasil Indonesia vs Vietnam 1-3 Kalah Empat Dari Empat Laga Timnas Inggris Alami Pelecehan Direncanakan dan Terkoordinir Di awal babak pertama, Italia mencetak gol dengan serangan pertama mereka dalam pertandingan ini dan berhasil memimpin hanya dalam dua menit, Bernardeschi mengarahkan bola ke sudut usai menyambut umpan silang rendah kiriman Biraghi. Italia sepenuhnya mendominasi bola, dengan kepemilikan lebih dari 80%, tetapi gagal untuk mencetak gol kedua meski mengawali laga dengan sangat baik. Skor 1-0 untuk keunggulan Italia hingga jeda istirahat. Andrea Belotti akhirnya baru bisa menggandakan keunggulan Italia menjadi 2-0 di menit ke-70 babak kedua. Skuad Liechtenstein tampak rapuh dalam bertahan, Belotti melepaskan tembakan ke arah tiang jauh, Martin Buchel berusaha menghalau bola melewati garis gawang dengan sundulannya, bola memantul tapi tetap masuk melewati garis gawang! Di menit ke-77 giliran Romagnoli mencatatkan namanya di papan skor. El Shaarawy megirimkan bola atas ke arah Romagnoli melalui tendangan sudut. Sundulannya sempat ditepis Buchel membantu, tapi sang kiper tak mampu menahannya karena kekuatan membawa bola masuk ke sudut gawang, skor 3-0! El Shaarawy ikut mencetak gol di menit 82! Pemain pengganti ini lolos dari jebakan offside dan hanya perlu menyontek bola bola melewati kiper Liechtenstein dari jarak dekat saat menyambut umpan silang rendah dari Cristante. skor 4-0 untuk Italia! Dan di masa injury time babak kedua tepatnya di menit 90+2, Di Lorenzo dengan mudah mengecoh bek tuan rumah dan mengirimkan umpan silang ke Belotti, yang melompat dan melepaskan sundulan dari jarak sangat dekat! 5-0 Italia menang! Italia dipastikan sebagai pemenang Grup J menyusul kemenangan mereka atas Liechtenstein, pertandingan berakhir dengan skor 5-0 untuk kemenangan Italia! Susunan Pemain Liechtenstein (4-1-4-1): Benjamin Buchel; Martin Rechsteiner, Daniel Kaufmann, Jens Hofer, Maximilian Goppel; Martin Buchel; Seyhan Yildiz, Michele Polverino, Nicolas Hasler, Dennis Salanovic; Robin Gubser. Cadangan: Fabian Eberle, Ridvan Kardesoglu, Daniel Brandle, Livio Meier, Aron Sele, Andreas Malin, Sandro Wolfinger, Noah Frick, Yanik Frick, Claudio Majer, Lorenzo Lo Russo, Noah Frommelt. Italia (4-2-3-1): Salvatore Sirigu; Giovanni Di Lorenzo, Gianluca Mancini, Alessio Romagnoli, Cristiano Biraghi; Bryan Cristante, Marco Verratti; Federico Bernardeschi, Nicolo Zaniolo, Vincenzo Grifo; Andrea Belotti. Cadangan: Lorenzo Insigne, Jorginho, Sandro Tonali, Ciro Immobile, Armando Izzo, Leonardo Spinazzola, Stephan El Shaarawy, Nicolo Barella, Francesco Acerbi, Alex Meret, Pierluigi Gollini, Leonardo Bonucci. Sumber: Hasil Liechtenstein vs Italia 0-5, Striker Juventus Cetak Gol Kilat
  3. Hasil Swedia vs Spanyol usai 1-1 pada kualifikasi Piala Eropa 2020 hari Rabu (16/10) di Friends Arena dengan La Roja memastikan lolos ke putaran final. Spanyol gagal menang dalam laga kualifikasi Piala Eropa 2020 setelah membuang banyak sekali peluang, mungkin empat atau lima selama 90 menit, dan membiarkan tuan rumah melakukan serangan kilat berkali-kali. La Roja beruntung tidak kebobolan lebih banyak. Namun akhirnya skor 1-1 setelah gol Swedia dibalas pada masa injury time babak kedua. La Furia Roja seharusnya sudah unggul tiga gol pada babak pertama melalui tiga peluang emas, yang gagal menjadi gol hanya karena penampilan hebat kiper Robin Olsen. Tapi sebaliknya tuan rumah juga tampil gemilang selama 15 menit akhir babak pertama dengan David De Gea dipaksa terbang setidaknya dua kali untuk menepis bola dan satu kali keberuntungan dengan bola serangan Swedia melesat di sisi gawang. Lihat foto di atas yang memperlihatkan satu kesempatan De Gea susah payah menepis bola di sisi kiri gawangnya pada babak pertama di Friends Arena. Sebelum laga malam ini di Friends Arena ini dimulai, Spanyol duduk di puncak klasemen Grup F dengan poin 19, lima poin di atas Swedia. Jadi sebuah kemenangan malam ini memberi mereka tiket ke putaran final Piala Eropa 2020, menyusul Belgia, Italia, Rusia, Polandia and Ukraina yang sudah lebih dulu lolos. Kedua tim saling bertarung bulan Juni lalu di Santiago Bernabeu dan laga waktu itu usai dengan skor 3-0 untuk kemenangan La Roja. Tapi sebuah kelengahan pada awal babak kedua menyebabkan hasil Swedia vs Spanyol usai 1-0. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Swedia vs Spanyol Harusnya Sudah Enam Gol Dengan La Roja Dominan Wonderkid Barcelona Debutan ke-45 Pelatih Spanyol U-21 Hasil Indonesia vs Vietnam 1-3 Kalah Empat Dari Empat Laga Proses Terjadinya Gol Swedia Gol Swedia memperlihatkan ketidakberuntungan Spanyol dan sekaligus betapa briliannya kiper David De Gea. Gol berawal dari sebuah umpan lambung silang Robin Quaison dari sisi kiri kotak ke arah tiang jauh yang disundul oleh Marcus Berg. Sundulan ini berhasil diblokir oleh De Gea meski sang kiper Manchester United terjatuh. Bola kemudian disambar oleh Sebastian Larsson tapi kembali berhasil dihentikan kiper Spanyol dengan tubuhnya. Nah pada kesempatan ketiga bola muntah memantul tinggi dan tinggal disundul masuk ke gawang oleh Marcus Berg. Tidak mungkin De Gea menghalangi serangan ketiga itu dan sebaliknya tak ada pemain belakang La Roja yang mencoba berdiri di belakang garis gawang. Skor berubah 1-0. Ada dua nama penting hilang malam ini, mungkin tiga. Kapten Sergio Ramos sama sekali tidak bisa ikut karena terkena skorsing setelah akumulasi tiga kartu kuning. Selain itu nama Sergio Bosquets, satu-satunya pemain Barcelona pada skuad La Roja kali ini, hanya masuk sebagai cadangan. Rodrigo Moreno juga tidak masuk starting XI karena cedera kecil pada pangkal pahanya. Kiper Spanyol De Gea Cedera Nasib Spanyol berubah dari buruk menjadi lebih buruk lagi setelah De Gea mengalami cedera pada menit 60 dan harus digantikan oleh kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga. Hilang sudah kesempatan kita menyaksikan lebih banyak penyelamatan hebat penjaga gawang The Red Devils itu selama 30 menit akhir laga. David de Gea #SWESPA pic.twitter.com/H7DSvlXTwI — Faisal HQ (@iF2is) October 15, 2019 Tadi seusai gol Marcus Berg, anak-anak Robert Moreno mencoba bangkit dan setidaknya sudah ada tiga serangan yang cukup mendebarkan suporter tuan rumah, namun belum kunjung gol. Tuan rumah setiap kali kehilangan bola, para pemain outfield-nya langsung turun ke belakang, menyusun barisan 6-4 atau 5-5, tidak menyisakan satu pun pemain di setengah lapangan lawan. Pada 10 menit terakhir pertandingan malam ini wasit Clement Turpin dari Prancis tampak berusaha agar tidak rajin-rajin mengeluarkan kartu kuning. Salah satu pemain yang selamat dari sikap toleran wasit itu adalah Dani Ceballos, yang pada menit 85 menarik dari belakang jersey pemain tuan rumah. Itu adalah jenis pelanggaran yang seharusnya berujung kartu kuning dan kartu merah karena ia sudah terkena peringatan pertama pada menit 69. Saat semua orang mengira laga akan usai 1-0, Rodrigo membelokkan satu umpan silang ke depan gawang dan mencetak gol penyama kedudukan. Hasil Swedia vs Spanyol usai dengan skor 1-1 pada Rabu (16/10) di Friends Arena. Dengan hasil ini maka Spanyol masih berada di puncak klasemen Grup F dengan 20 poin dan Swedia pada posisi kedua dengan 15 poin. Di posisi ketiga Rumania dengan 14 poin setelah main 1-1 lawan Norwegia. Starting XI Swedia vs Spanyol Swedia : Robin Olsen; Mikael Lustig, Victor Lindelof, Andreas Granqvist, Pierre Bengtsson; Sebastian Larsson, Kristoffer Olsson, Albin Ekdal, Emil Forsberg; Alex Isak, Robin Quaison. Cadangan: Riccardo Gagliolo, Sebastian Andersson, Ken Sema, Gustav Svensson, Emil Krafth, Karl-Johan Johnsson, Filip Helander, Marcus Danielson, Alexander Isak, John Guidetti, Muamer Tankovic, Kristoffer Nordfeldt. Spanyol : David de Gea; Dani Carvajal, Raul Albiol, Inigo Martinez, Juan Bernat; Thiago Alcantara, Rodri, Fabian Ruiz; Mikel Oyarzabal, Gerard Moreno, Dani Ceballos. Cadangan: Santi Cazorla, Diego Llorente, Sergio Reguilon, Saul Niguez, Pau Lopez, Jesus Navas, Luis Alberto, Sergio Busquets, Rodrigo Moreno, Kepa Arrizabalaga, Pau Torres, Pablo Sarabia. Sumber: Hasil Swedia vs Spanyol 1-1 La Roja Lolos ke Putaran Final 2020
  4. Swedia vs Spanyol pada laga kualifikasi Piala Eropa 2020 hari Rabu (16/10) seharusnya sudah enam gol dengan La Roja tiga shots on target. Anak asuhan Robert Moreno luar biasa dominan, menguasai bola sampai 75 persen dan melepaskan passing mendekati 300-an pada pertandingan Swedia vs Spanyol babak pertama, tiga kali lipatnya tuan rumah. Namun skor masih 0-0 sampai menit 38 saat berita ini diunggah. Salah satunya karena permainan cemerlang kiper Robin Olsen. Timnas Spanyol seharusnya sudah bisa unggul 1-3 atau 2-3 dengan tiga peluang emas yang mereka dapatkan selama babak pertama. Yang paling mencolok adalah pada menit ketujuh saat Thiago Alcantara melihat satu percobaan serangannya memantul dan ia sebenarnya bisa mengoper ke sejumlah rekannya di sisi kanan, tapi malah main egois mencoba melingkari kiper Robin Olsen. Sebagai hasilnya satu jari sang kiper Swedia berhasil menyentuh bola dan membuang si bundar keluar. Pemain Bayern Munchen itu menyesali keputusannya main egois dan coba menelan bola. Selang empat menit kemudian giliran Juan Bernat yang berlari mencoba mendapatkan bola di dalam kotak tapi kalah cepat dari tepisan kiper tuan rumah dan hanya menghasilkan sepak pojok. Untuk memperlihatkan keunggulan La Roja, pada menit 12 mereka sudah melepaskan 103 passing dan hanya memperoleh respons delapan passing dari pihak Swedia. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Wonderkid Barcelona Debutan ke-45 Pelatih Spanyol U-21 Moreno Tidak Puas Lihat Penampilan Timnas Spanyol Prediksi Swedia vs Spanyol, Kualifikasi Piala Eropa 2020 Dan peluang emas ketiga dari La Furia Roja terjadi pada menit 20 saat Gerard Moreno menyundul bola secara keras menyusul satu umpan Dani Carvajal ke arahnya tapi kiper Robin Olsen terbang untuk menepis bola keluar dari sudut atas gawangnya. Selamat lagi gawang tuan rumah. Tapi setelah 25 menit giliran Swedia yang tiga kali mengancam gawang David De Gea. Tercatat setidaknya dua kali kiper Manchester United itu dipaksa terbang untuk menepis bola. Gaya serangan tuan rumah adalah serangan balik cepat dan tembakan dari luar kotak. Mereka tidak coba-coba menguasai bola berlama-lama karena akan kalah dalam tekanan dari pemain Spanyol. Starting XI Swedia vs Spanyol Swedia : Robin Olsen; Mikael Lustig, Victor Lindelof, Andreas Granqvist, Pierre Bengtsson; Sebastian Larsson, Kristoffer Olsson, Albin Ekdal, Emil Forsberg; Alex Isak, Robin Quaison. Spanyol : David de Gea; Dani Carvajal, Raul Albiol, Inigo Martinez, Juan Bernat; Thiago Alcantara, Rodri, Fabian Ruiz; Mikel Oyarzabal, Gerard Moreno, Dani Ceballos. Sumber: Swedia vs Spanyol Harusnya Sudah Enam Gol Dengan La Roja Dominan
  5. Gilabola.com – Wonderkid Barcelona, Ansu Fati, menjadi pemain debutan ke-45 di bawah asuhan pelatih Timnas Spanyol U-21, Luis de la Fuente. Semua mata saat ini tertuju pada Ansu Fati karena semua orang menunggu aksinya, apakah dia akan memulai debutnya untuk Timnas Spanyol U21 di laga melawan Montenegro dalam Kualifikasi Kejuaraan Eropa U-21/2021. Jika pemain depan Barcelona itu turun ke lapangan, ia akan menjadi pemain ke-45 yang melakukan debutnya di bawah asuhan pelatih Luis de la Fuente sejak pelatih 58 tahun itu datang menggantikan Albert Celades pada musim panas 2018. Selain itu, Ansu juga akan menjadi pemain ke-26 yang tampil di fase kualifikasi ini. Hal tersebut menjadi tanda yang jelas dari pembenahan yang dilakukan Timnas Spanyol U-21 sejak mereka memenangkan Piala Eropa pada musim panas lalu yang digelar di Italia. Demikian diungkapkan Sport. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! AC Milan Masuk Antrian Klub Peminat Ivan Rakitic Barcelona vs Real Madrid Terancam Ditunda? Moreno Tidak Puas Lihat Penampilan Timnas Spanyol Nantinya, De la Fuente bisa lakukan hingga lima pergantian pemain di setiap pertandingan. Dengan demikian akan ada banyak peluang bagi wonderkid Barcelona itu untuk masuk lapangan. Namun, hanya tiga dari perubahan itu yang bisa dilakukan di babak kedua. Sebelumnya diberitakan, Barca akhirnya melepas Ansu Fati ke Timnas Spanyol U-21, setelah sebelumnya ia juga berpeluang membela Timnas U-17 usai dinyatakan sah membela La Furia Roja. Penyerang remaja yang masih berusia 16 tahun itu kemudian dipanggil ke skuad De La Fuente untuk menggantikan rekan satu timnya, Carles Perez, yang alami cedera otot. Ansu telah mendapat ijin FIFA untuk membela Timnas Spanyol. Saat ini, dokumen yang dibutuhkan telah disampaikan Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) dengan tepat waktu. Tapi, untuk memastikan bahwa ia tidak pernah bermain bagi Guinea Bissau, berarti harus dilakukan ‘penundaan dengan lampu hijau’. Munculnya wonderkid Barcelona itu membuat Spanyol mempercepat proses keluarnya paspor pemain La Masia ini, setelah ia pindah ke negara itu saat masih berusia delapan tahun. Sebelumnya pelatih tim senior, Robert Moreno, juga tertarik untuk memasukkan Ansu ke dalam skuadnya, dan sudah ada pembicaraan tentang kemungkinan Moreno memanggilnya masuk tim senior. Namun untuk saat ini, ia memasuki skuad U-21 untuk pertandingan mendatang. Sumber: Wonderkid Barcelona Debutan ke-45 Pelatih Spanyol U-21
  6. Gilabola.com – Chelsea siap bertarung mempertahankan dua bintangnya sekaligus; N’Golo Kante dan Emerson Palmieri, yang jadi target pelatih Juventus, Maurizio Sarri. Sarri bahkan dikabarkan siap untuk kembali ke London untuk menegosiasikan dua bintang the Blues tersebut, dan seorang bintang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen. Menurut laporan Ilbianconero yang dilansir SunSport, Sarri berniat membajak bekas klubnya tersebut serta memboyong dua pemainnya sekaligus; Kante dan Emerson ke Turin. Tapi the Blues yang memenangkan trofi Liga Europa musim lalu tak punya rencana untuk melepas dua pemainnya itu. Berbeda dengan Eriksen, yang menurut Le10Sport siap untuk transfer gratis ke Turin pada akhir musim. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Chelsea Ketar-ketir Olivier Giroud Langsung Ditaksir Inter Edinson Cavani Bisa Gabung Juventus Musim Depan Timnas Prancis Peringatkan Chelsea Soal Olivier Giroud Sarri yang pernah mengasuh Chelsea pada musim lalu, telah lakoni awal musim yang menyenangkan di Juventus. Pelatih 60 tahun itu sukses memenangkan enam laga dan hanya imbang satu kali untuk bertengger di puncak klasemen Serie A. Namun, Juve mencetak gol lebih sedikit dari Atalanta dan Napoli, sementara mereka juga catatkan kebobolan yang lebih banyak dari Inter. Sarri pun bertekad untuk menambah lebih banyak pemain ke timnya guna memastikan Juve tak akan kehilangan gelar mereka di akhir musim nanti. Sementara itu, N’Golo Kante yang ikut membawa Timnas Prancis memenangkan Piala Dunia 2018 saat ini berada di urutan teratas dalam daftar belanja Sarri di Juventus, setelah ia menjadi bintang the Blues musim lalu. Sarri mengubah Kante dari seorang gelandang bertahan menjadi pemain serba bisa, dan keduanya berpeluang untuk bereuni pada akhir musim ini. Sarri juga tertarik pada rekan satu tim Kante di Stamford Bridge, Emerson, yang didorong ke samping di depan Marcos Alonso pada awal 2019. Emerson, 25, telah membantu Sarri mengamankan trofi pertamanya di sepakbola Eropa lewat kemenangan di final Liga Europa pada Mei lalu. Sebelumnya, Juventus juga dikabarkan berniat membajak pemain muda the Blues, Callum Hudson-Odoi. Sarri yang mantan manajer the Blues juga sedang menyiapkan langkah berani untuk pemain muda Timnas Inggris tersebut. Sarri menyatakan ingin membawa ‘CHO’ – demikian inisial yang diperkenalkan Sarri di klub barunya itu, saat kontraknya bersama the Blues berakhir tahun depan. Sumber: Chelsea Siap Pertahankan Dua Bintangnya dari Juventus
  7. Gilabola.com – Ketua FA Bulgaria, Borislav Mihaylov, akhirnya mengundurkan diri beberapa jam setelah PM negara itu memintanya mundur terkait pelecehan ras terhadap Timnas Inggris di laga Kualifikasi Piala Eropa 2020. Dalam laga tersebut, tuan rumah kalah 0-6 dari Timnas Inggris, yang bertekad amankan tiket ke putaran final Piala Eropa tahun depan. Sayangnya, keunggulan The Three Lions dalam laga ini ditingkahi aksi tak terpuji dan berbau rasis yang dilakukan suporter tuan rumah. Pertandingan sempat dihentikan sebanyak dua kali, sampai akhirnya sekitar 50 suporter berpakaian hitam-hitam meninggalkan tribun penonton. Parahnya, walau orang-orang yang dianggap biang kerok aksi rasis terhadap Marcus Rashford dan kawan-kawan sudah meninggalkan stadion, pelecehan bernada rasis tetap terdengar di Stadion Vasil Levski. Terkait insiden ini, Menteri Olahraga Bulgaria Krasen Kralev pun mengeluarkan pernyataan terbuka. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Timnas Inggris Alami Pelecehan Direncanakan dan Terkoordinir Pelatih Timnas Inggris Dilecehkan Juru Kamera Bulgaria Gareth Southgate Puji Pemain Inggris Usai Aksi Rasisme “Pemerintah telah melakukan banyak hal untuk pengembangan sepakbola di negara ini dalam empat tahun terakhir. Tapi setelah peristiwa tersebut, mengingat seluruh kondisi sepakbola dan insiden semalam, perdana menteri telah memerintahkan saya mulai hari ini untuk menangguhkan hubungan dengan asosiasi sepakbola, termasuk masalah keuangan, sampai Ketua FA Bulgaria Borislav Mihaylov mengundurkan diri,” tandas Kralev kepada wartawan. Diungkapkan Sky Sports, laga antara Bulgaria kontra Inggris pada Selasa (15/10) dinihari WIB itu, memang dimainkan di stadion yang sebagian tribunnya ditutup sebagai hukuman atas ‘perilaku rasis’ para suporternya selama pertandingan Kualifikasi Euro 2020 melawan Kosovo pada Juni lalu. Kini, aksi rasial yang sama terulang kembali, dengan korban lain: Timnas Inggris. Dalam pertandingan itu, para pemain Inggris menjadi sasaran ejekan yang memperdengarkan suara monyet dan penghormatan a la Nazi yang dilakukan fans tuan rumah. Ketua Asosiasi Sepakbola Inggris Greg Clarke menyebut pelecehan rasis kepada anggota The Three Lions sebagai ‘salah satu malam paling mengerikan’ yang pernah dilihatnya di dunia sepakbola. Ia pun meminta UEFA untuk menyelidiki ‘nyanyian rasis yang menjijikkan’ itu sebagai masalah mendesak. Manajer Inggris, Gareth Southgate, juga menyebut situasi itu sebagai sesuatu yang ‘tidak dapat diterima’. Tapi, ia mengatakan kepada para pemainnya untuk membuat ‘pernyataan yang membesarkan hari’ di dalam maupun luar lapangan dengan menolak membiarkan aksi rasis menjadi pemenangnya. Sumber: Ketua FA Bulgaria MUNDUR Terkait Aksi Rasis pada Timnas Inggris
  8. Gilabola.com – Milan yakin kalahkan Inter dalam pertarungan dapatkan bintang Fiorentina, Gaetano Castrovilli. Pemilik Rossoneri, Elliott Management, lebih memilih strategi rekrutmen yang melibatkan para pemain muda yang punya potensi tinggi dan bisa mencatatkan capital gain dalam neraca keuangannya. Sebelumnya, tim asuhan Stefano Pioli itu telah menghabiskan banyak uang pada musim panas lalu untuk datangkan Theo Hernandez, Rade Krunic, Ismael Bennacer, Rafael Leao, Leo Duarte dan Ante Rebic, di mana yang tertua di antara mereka masih berusia 25 tahun. Menurut laporan Calciomercatonews.com yang dilansir SempreMilan, klub itu masih membidik satu pemain muda berbakat lagi, yakni gelandang Fiorentina Gaetano Castrovilli. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! AC Milan Masuk Antrian Klub Peminat Ivan Rakitic AC Milan Dalam Pusaran Duel Gazidis vs Berlusconi Pelatih Milan Ingin Datangkan Tiga Eks Pemainnya di Inter Pemain berusia 22 tahun itu menjadi salah satu pemain paling mengesankan di lapangan saat ia bermain di San Siro ketika Milan dan La Viola bertemu bulan lalu. Castrovilli sukses mencetak gol kedua tim tamu, yang akhirnya meraih kemenangan 3-1. Setelah pertandingan, Castrovilli mengakui cintanya pada Rossoneri – klub yang ia dukung saat masih remaja. Dia juga mengungkapkan, dua legenda klub tersebut; Kaka dan Ronaldinho menjadi bintang idolanya selama ini. Namun, bukan cuma Rossoneri yang membidik Castrovilli. Pasalnya, rival sekota mereka, Inter, juga mengejar tanda tangannya. Untuk dapatkan Castrovilli, Nerazzurri bersedia berikan Dalbert dan Matteo Politano kepada Fiorentina dengan kesepakatan pertukaran yang memungkinkan dilakukan kedua tim. Pekan lalu, Castrovilli baru saja teken kontrak baru dengan klub Tuscan tersebut, yang akan berlaku sampai 2024 mendatang. Tapi, bisa dipastikan, hal itu tidak akan menghalangi dua rival sekota tersebut tetap ingin memboyong Castrovilli. Milan saat ini diasuh pelatih baru, Stefano Pioli, yang datang menggantikan Marco Giampaolo tak lama setelah pelatih ini dipecat. Sayangnya, ia alami penolakan dari para suporter yang langsung bereaksi marah sesaat setelah Rossoneri menunjuk Pioli. Dilaporkan sejumlah sumber pada awal pekan ini, Milan telah membuat keputusan untuk memecat Marco Giampaolo setelah klub lakoni awal kompetisi yang sulit musim ini. Apalagi, Milan terpuruk akibat empat kekalahan dalam tujuh pertandingan pertamanya. Semula, mantan pelatih AS Roma dan Inter, Luciano Spalletti, tampak akan menjadi sosok yang bakal mengambil pekerjaan itu. Namun, harapan itu berhenti ketika terungkap bahwa Spalletti tak bisa menyetujui paket pesangon dengan Inter, di mana ia sebenarnya terikat kontrak hingga 2021 mendatang. Sumber: Milan Yakin Kalahkan Inter Gaet Bintang Fiorentina
  9. Hasil Indonesia vs Vietnam usai 1-3 pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia hari Selasa (15/10) di Stadion I Wayan Dipta Bali. Tim Garuda kalah empat dari empat kesempatan setelah takluk 1-3 dari timnas Vietnam pada pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia hari Selasa malam di Bali. Dengan hasil ini Indonesia terpuruk di dasar klasemen Grup G dengan poin nihil dan jumlah gol memasukkan 3 dan kemasukan 14 atau selisih gol -11. Selama 10 menit pertama pertandingan Indonesia vs Vietnam ini belum ada peluang yang sungguh-sungguh emas. Anak-anak Garuda main dengan tempo cepat dan penuh tekanan, sementara Vietnam memainkan tempo lambat dan menunggu peluang untuk maju menyerang. Pada menit 14 sebenarnya ada satu peluang dengan bola lambung diarahkan ke Beto Goncalves di dalam kotak, namun sayang tak sampai. Setiap kali Indonesia memperoleh bola, enam pemain Vietnam memadati kotak penalti, bahkan 10 pemain outfield mundur ke setengah lapangan sendiri. Peluang terbaik Naga Emas – yang malam ini turun dengan seragam putih-putih – terjadi menit 18 saat sebuah tendangan bebas dari Nguyen Quang Hai terarah langsung ke gawang Indonesia namun berhasil diblokir dengan mudah oleh kiper anyar Muhammad Ridho. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Hasil Bola Tadi Malam – Skor Akhir Semua Pertandingan Sepakbola Ronaldo Rekor 700 Gol, Ukraina Permak Portugal 2-1 Hasil Prancis vs Turki 1-1 Tim Bulan Sabit Bangkit Dari Ketertinggalan Pelatih Scott McMenemy melakukan perombakan total untuk susunan pemain tim Garuda malam ini di Bali. Ia seperti melakukan semacam “hukuman” dengan mempertahankan hanya dua saja dari starting XI timnas Indonesia usai kalah terakhir kali di Uni Emirat Arab. Hanya Beto Goncalves dan Rudolof Yanto Basna yang bertahan. Pemain yang baru saja dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia, Otavio Dutra, malam ini masuk sebagai salah satu pemain belakang. Indonesia sudah kalah tiga kali beruntun di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 sebelum malam ini. Garuda takluk 2-3 di kandang sendiri di tangan Malaysia pada laga 5 September, kalah 0-3 dari Thailand pada 10 September, sebelum dipermalukan dengan skor 5-0 di kandang Uni Emirat Arab pada 10 Oktober lalu. Indonesia Kebobolan Lebih Dulu! Dan Indonesia akhirnya kebobolan lebih dulu! Menit 25 sebuah sepak pojok terjadi untuk Vietnam dan bola diarahkan ke tiang dekat, disundul ke tiang jauh dan diarahkan ke bagian bawah gawang. Masih bisa diblokir Yanto Basna, namun bola liar disambar oleh Do Duy Manh menjadi gol pertama Naga Emas. Skor 0-1. Selang dua menit kemudian Yanto Basna kembali membuat kesalahan memberi bola gratis di garis setengah lapangan. Beruntung para pemain lawan terburu-buru dan bola melambung tinggi. Keseluruhan laga-laga ini merupakan bagian dari babak kedua kualifikasi zona Asia untuk Piala Dunia 2022. Sebanyak 40 negara Asia dibagi ke dalam delapan grup dengan lima tim masing-masing. Semua laga-laga kualifikasi babak kedua ini akan berlangsung sampai dengan 9 Juni 2020. Delapan juara grup plus empat urutan kedua terbaik akan lolos ke Piala Asia AFC 2023 yang akan dimainkan di China, sekaligus lolos ke babak ketiga kualifikasi zona Asia yang akan dimulai sejak September 2020. Empat tim terbaik dari babak terakhir itu akan lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar ditambah satu lagi melalui play-off antarbenua. Peluang terbaik Garuda berikutnya terjadi pada menit 36 saat sebuah umpan lambung silang sampai ke Stefano Lilipaly. Tak ada yang melakukan penjagaan atasnya, namun sayang sepakan salto yang dilakukan Lilipaly melayang terlalu tinggi. Dan pada menit 40 Yanto Basna coba membalaskan kesalahannya dengan menyundul bola melambung ke gawang lawan tapi berhasil dibaca dan ditangkap dengan mudah oleh Dang van Lam. Di ujung lain lapangan satu serangan balik Naga Emas pada menit 43 sampai ke garis belakang kita namun beruntung sepakan Nguyen Van Toan terlalu melebar. Tak ada gol lagi meski I Putu Gede Juniantara berhasil melepaskan tembakan yang meleset tipis di sisi gawang Vietnam. Hasil Indonesia vs Vietnam 0-1 pada akhir babak pertama. Bangkit Garuda!!! #PSSINow #KitaGaruda pic.twitter.com/gNyhBesEwe — PSSI (@PSSI) October 15, 2019 Babak Kedua Indonesia Kebobolan Dua Gol Tendangan bebas pada menit 47 disundul oleh Otavio Dutra. Pemain yang baru beberapa hari memperoleh e-KTP Indonesia ini menanduk bola ke bawah dan berhasil mengecoh kiper van Lam, tapi sayang sekali memantul terlalu tinggi dan terbuang percuma. Sebuah pola tendangan sudut Vietnam kembali dipamerkan pada menit 50. Bola diumpankan ke tiang dekat, disundul ke tiang jauh dan bola sempat jatuh secara liar ke satu pemain Vietnam. Beruntung masih bisa diblokir Putu Gede Juniantara. Dan selang tiga menit kemudian Yanto Basna melakukan kesalahan keduanya pada pertandingan Indonesia vs Vietnam malam ini setelah menjatuhkan Do Hung Dung di dalam kotak. Sliding tackle-nya telat sepersekian detik. Hukuman penalti dijatuhkan untuk kita dan skor berubah menjadi 0-2 pada menit 55 dengan kapten Que Ngoc Hai tidak membuat kesalahan. Gol kedua disusul dengan gol ketiga oleh Nguyen Tien Linh pada menit 61 setelah satu bola terobosan lolos di antara dua pemain belakang Indonesia dan disambar oleh Tien Linh. Selang 11 menit kemudian Beto Goncalves lolos dari jebakan offside usai menerima umpan lambung panjang dari Juniantara, namun usahanya membawa bola masuk ke dalam kotak enam meter gagal menjadi gol. Kiper Dang van Lam memblokir si bundar. Akhirnya Indonesia Gol Juga, Assist Riko Simanjuntak Akhirnya Indonesia berhasil mencetak gol juga setelah Riko Simanjuntak jatuh bangun di dalam kotak penalti lawan pada menit 84, namun berhasil mengirim umpan pendek ke arah Irfan Bachdim yang menyelesaikannya ke gawang lawan. Skor 1-3. Suara sorakan meledak di Stadion I Wayan Dipta Bali dan para pemain kita langsung bangkit semangatnya setelah gol pertama Garuda tadi. Tapi tidak ada gol lagi meski ada perpanjangan waktu tiga menit dan penalti yang gagal pada menit terakhir injury time. Hasil Indonesia vs Vietnam 1-3 pada Selasa malam dan dengan hasil ini kita kalah empat dari empat kesempatan serta terpuruk di dasar klasemen Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Starting XI Indonesia vs Vietnam Indonesia : Muhammad Ridho, Otavio Dutra, Rudolof Yanto Basna, Abduh Lestaluhu, Putu Gede Juniantara, Evan Dimas Darmono, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly, Riko Simanjutak, Saddil Ramdani, Beto Goncalves. Vietnam : Dang van Lam, Do Duy Manh, Que Ngoc Hai, B T Dung, Doan Van Hau, Nguyen Trong Hoang, Do Hung Dung, Nguyen Van Toan, Pham Duc Huy, Nguyen Tien Linh, Nguyen Quang Hai. Sumber: Hasil Indonesia vs Vietnam 1-3 Kalah Empat Dari Empat Laga
  10. Gilabola.com – Timnas Inggris alami pelecehan rasis yang ‘direncanakan dan terkoordinir’. Demikian ungkap seorang pemain Bulgaria terkait insiden yang dialami skuad Gareth Southgate di Kualifikasi Piala Eropa 2020. Salah seorang pemain Bulgaria mengatakan hal itu kepada skuad The Three Lions yang membantai mereka 6-0, Selasa (15/10) dinihari WIB. Menurut pemain yang tak diungkapkan identitasnya tersebut, pelecehan rasis yang dialami the Three Lions di Stadion Vasil Levski itu “sudah direncanakan dan dikoordinir”. Menurut laporan Sky Sports News yang dilansir SunSport, punggawa tim tuan rumah itu tampak berbicara kepada para pemain Three Lions setelah timnya alami kekalahan telak nan memalukan untuk meminta maaf. Dia digambarkan sangat malu dengan apa yang dialami Inggris sebagai tim tamu, sehingga dia merasa harus berbicara dengan para pemain Gareth Southgate usai laga. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Pelatih Timnas Inggris Dilecehkan Juru Kamera Bulgaria Gareth Southgate Puji Pemain Inggris Usai Aksi Rasisme Ian Wright: UEFA Tak Mampu Hentikan Rasisme Sejumlah pemain tim tamu, termasuk debutan Tyrone Mings, menjadi incaran para pelaku rasisme bahkan sejak mereka lakukan pemanasan di stadion kebanggaan warga Sofia itu sebelum kickoff. Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate telah memberi tahu delegasi Uefa, dan pihak panpel pertandingan pun telah meminta kepada para suporter yang berulah agar mereka menghentikan perilaku rasis yang mereka pertontonkan, atau pertandingan akan dihentikan. Namun, aksi rasis suporter tuan rumah itu hanya berhenti sesaat, karena para suporter berulah lagi hingga laga dihentikan. Wasit asal Kroasia, Ivan Bebek, menghentikan pertandingan selama beberapa menit karena Inggris mempertimbangkan untuk meninggalkan lapangan pertandingan. Skuad Southgate sepakat untuk melanjutkan laga hingga paruh waktu, hingga mereka bisa membahas masalah yang mereka alami. Tetapi ketika pertandingan dimulai lagi setelah penghentian paksa tersebut, sekitar 50 suporter Bulgaria yang sebagian besar mengenakan jaket hitam ber-hoody keluar dari stadion secara bersama-sama. Kumpulan suporter ini, yang berdiri di belakang spanduk kelompok hooligan Lokomotiv Plovdiv Lauta Army, dianggap paling vokal dalam hal pelecehan rasis. Mereka terdengar membuat suara-suara monyet, mencemooh bintang-bintang Timnas Inggris dan memberi hormat a la Nazi. Tidak jelas apakah mereka terpaksa meninggalkan stadion atau melakukannya atas kemauan sendiri sebagai bagian dari rencana mereka. Tapi, setidaknya, satu pendukung terlihat membentangkan jaket khusus yang mengejek kampanye antirasisme Uefa dengan tulisan ‘No Respect’. Namun, setelah Three Lions putuskan untuk melanjutkan pertandingan, aksi rasis masih terjadi di stadion itu, walaupun kelompok garis keras itu sudah pergi. Kapten Timnas Bulgaria Ivelin Popov sempat mendekati tribun penonton dan meminta para suporternya untuk menghentikan aksi memalukan mereka. Tapi manajer Krasimir Balakov malah mengaku tidak mendengar ada pelecehan rasis yang dialami tim lawan selama pertandingan itu, dan karenanya dia tidak akan meminta maaf. Pada Selasa pagi waktu setempat, Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borisov menuntut Ketua Asosiasi Sepakbola Bulgaria, Borislav Mikhailov, segera mengundurkan diri. Menteri Olahraga, Krasen Kralev, bahkan mengungkapkan PM Bulgaria berjanji untuk memutus semua hubungan dengan FA setempat sampai Mikhailov berhenti. Sumber: Timnas Inggris Alami Pelecehan Direncanakan dan Terkoordinir
  11. Gilabola.com – Liverpool akan kembali diperkuat Alisson Becker saat tandang ke Manchester United akhir pekan ini. Sayangnya, pelatih Jurgen Klopp tetap akan menunggu perkembangan terakhir kondisi Mohamed Salah, meskipun pemain asal Mesir itu merasa dirinya baik-baik saja dan siap untuk merumput lagi. Alisson sebelumnya telah absen sejak ia alami cedera betis di paruh pertama laga pembuka The Reds musim ini, Saat itu, the Reds menang atas Norwich City dalam laga yang digelar di Anfield, Agustus silam. Tapi, sementara rehabilitasinya terus alami peningkatan yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir, Klopp malah tak mau terburu-buru memasukkan kembali kiper asal Brasil itu ke dalam susunan pemain intinya. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Liverpool Tambah Semangat Hadapi Manchester United James Milner Puji Jurgen Klopp Kekuatan Terbesar Liverpool Jurgen Klopp Tak Perlu Cemaskan Liverpool Usai Jeda Apalagi, pengganti Alisson yang didatangkan di menit-menit akhir bursa transfer musim panas lalu, Adrian San Miguel, bisa tunjukkan penampilan apiknya di bawah mistar gawang Liverpool. Kiper gaek tersebut berhasil tunjukkan kepiawaiannya walau dipaksa bermain keras saat ia baru empat hari datang ke Anfield. Selama jeda internasional, Alisson terus melanjutkan latihan penuhnya, dan berusaha merebut kembali tempatnya jelang pertandingan yang dilakoni the Reds melawan rival-rivalnya. Demikian diungkapkan Standard Sport. Sementara itu dengan tidak adanya pertandingan internasional untuk Salah, pemain itu mendapat waktu beristirahat yang cukup sejak alami cedera di akhir laga melawan Leicester yang dimenangkan skuad Jurgen Klopp sebelum jeda. Pemain berusia 27 tahun itu berhasil menghindari kerusakan serius pada pergelangan kakinya menyusul tekel kasar Hamza Choudhury, walau ia terlihat berjalan keluar dengan tertatih-tatih. Tim medis The Reds dipaksa untuk menunggu kondisi Salah benar-benar fit, sebelum mengijinkan mantan penyerang Roma itu untuk berlatih lagi, walau ia diharapkan kembali ke lapangan pekan ini. Salah harus perlu membuktikan kemampuannya bermain tanpa merasa sakit, terutama jika dia akan menjadi starter untuk Liverpool di laga melawan skuad Ole Gunnar Solskjaer pada Minggu (20/10) malam WIB. Sebelumnya diberitakan, Klopp mendapat dorongan besar jelang pertandingan melawan Manchester United di Old Trafford akhir pekan ini, terkait kondisi Alisson dan Salah. Keduanya sama-sama tak bertugas di timnas masing-masing selama sepekan terakhir, di mana Salah mendapat pengecualian dari Mesir dan Alisson tengah menyelesaikan tahap akhir pemulihan cedera betisnya. Namun, Klopp bersikeras tetap menunggu perkembangan terakhir kondisi Salah yang akan jadi andalannya di sepanjang musim ini, meskipun pemindaian telah menyatakan tak ada kerusakan parah pada engkelnya dan pemain itu berada dalam kondisi yang cukup fit, serta siap untuk bermain akhir pekan ini. Sumber: Liverpool Siap Mainkan Alisson, Salah Masih Tanda Tanya
  12. Gilabola.com – Chelsea ketar-ketir saat Inter Milan dikabarkan tertarik untuk memboyong pemainnya, Olivier Giroud. Baru saja mendapat peringatan dari pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, agar penyerang 33 tahun itu diberi waktu bermain di Stamford Bridge, Giroud sudah mendapat kabar baik bahwa dirinya diincar raksasa Italia, Inter Milan. Selain gelandang, Inter juga mencari alternatif untuk Romelu Lukaku jelang dibukanya bursa transfer Januari. Setelah menerima jawaban tidak dari Edin Dzeko, Nerazzurri langsung alihkan perhatian mereka pada Giroud. Demikian seperti yang dilaporkan Tuttosport seperti yang dilansir Calciomercato.com. Giroud menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Europa musim lalu, tapi kontraknya di Stamford Bridge akan berakhir pada musim panas mendatang. Selain itu, ia hanya mendapat sedikit ruang sebagai starter di bawah asuhan Frank Lampard, yang mengambil alih jabatan pelatih the Blues dari Maurizio Sarri jelang musim ini. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Timnas Prancis Peringatkan Chelsea Soal Olivier Giroud Antonio Rudiger Berharap Perkuat Chelsea Akhir Pekan Ini N’Golo Kante Kembali ke Kamp Latihan Chelsea Pemain asal Prancis itu gabung Chelsea di bursa transfer Januari 2018, setelah Antonio Conte gagal membawa Dzeko ke Stamford Bridge. Dengan kata lain, sejarah yang sama bisa terulang untuk manajer asal Italia tersebut. Jika langkah ini tidak berjalan dengan baik, maka alternatif lain untuk Inter adalah Kevin Lasagna, yang tampil menawan selama beberapa musim terakhir di Udinese. Apalagi pemain itu juga mendapat panggilan dari Timnas Italia pada Oktober ini. Langkah Inter ini tentunya menjadi warning bagi the Blues, terutama jika mereka memang berniat untuk mempertahankan pemain asal Prancis itu musim depan. Sejauh ini, Frank Lampard memang belum sodorkan tawaran kontrak baru dan pelatih 41 tahun itu juga tetap membangkucadangkan Giroud di beberapa laga sebelumnya. Sebelumnya, Prancis peringatkan the Blues terkait nasib Giroud yang minim kesempatan bermain di klub London barat tersebut. Bersama timnas, Giroud berhasil memecah kebuntuan dalam laga Les Bleus kontra Turki yang berakhir imbang 1-1. Bintang Chelsea berusia 33 tahun itu membawa Prancis memimpin di menit ke-76, sebelum akhirnya tim tamu samakan kedudukan lewat aksi Kaan Ayhan lima menit kemudian. Pelatih Didier Deschamps pun memuji Giroud karena berhasil memberikan tekanan kepada tim lawan. Tapi, ia mengakui kurangnya waktu bermain di klub telah merusak peluangnya di panggung internasional. Dalam laga Kualifikasi Piala Eropa 2020 itu, Giroud bermain dari bangku cadangan untuk mencetak gol empat menit kemudian. Itu menjadi gol ketiga Giroud dalam empat pertandingan untuk skuad Les Bleus, sayang gol sundulannya tersebut disamakan pemain lawan hingga skuad Deschamps urung menang. Sumber: Chelsea Ketar-ketir Olivier Giroud Langsung Ditaksir Inter
  13. Gilabola.com – Edinson Cavani berpeluang gabung Juventus saat ia tinggalkan PSG dengan status bebas transfer pada musim panas mendatang. Bersama Bianconeri, Cavani diharapkan akan bergabung dengan bintang lini depan dunia seperti Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala. Saat ini, bintang PSG asal Uruguay tersebut telah memasuki musim terakhirnya di Parc des Princes. Sejumlah laporan menyebutkan, Cavani dan Thiago Silva akan menjadi dua pemain veteran yang dilepas raksasa Ligue 1 tersebut di akhir musim ini. Dan kini, menurut laporan Calcio Mercato yang dilansir Daily Mail, Cavani siap menolak tawaran Manchester United untuk bergabung dengan CR7 dan kawan-kawan di Juventus. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Sporting CP Bangga Ada Desakan Nama Stadion Ronaldo Emre Can Nyaris Patahkan Kaki Pemain Estonia Tadi Malam Barcelona Girang Rakitic Diperebutkan Duo Serie A Edinson Cavani, 32 tahun, membela PSG sejak 2013 lalu, dan sudah mempersembahkan 195 gol luar biasa dalam 283 pertandingan yang dibelanya. Selain itu, dia juga ikut memenangkan lima gelar liha dan empat Piala Prancis. Pada Januari nanti, Mario Mandzukic diperkirakan akan tinggalkan Juve, dan membuka jalan bagi Cavani untuk bergabung. Kedatangan Mauro Icardi yang dipinjam Les Parisiens dari Inter Milan juga telah mempersempit ruang gerak Cavani dan mendorongnya untuk segera tinggalkan Parc des Princes. Sementara itu, Cavani sejauh ini santer diberitakan jadi bidikan Manchester United, yang terus mencari striker mematikan, karena buruknya penyerang yang mereka miliki saat ini. Sebelumnya diberitakan, PSG berencana melepas dua pemain seniornya; Cavani dan Thiago Silva, saat kontrak keduanya berakhir di pengujung musim ini. Keduanya tak akan disodori tawaran kontrak baru oleh raksasa Prancis tersebut, malah akan dipaksa untuk mencari klub baru setelah masa kerja mereka selesai tahun depan. Namun, saat ini Edinson Cavani alami cedera parah dan harus absen lama, hingga ia hanya tampil dalam tiga pertandingan di semua kompetisi sejauh musim ini. Diyakini, ada banyak pilihan yang bisa diambil Cavani. Selain MU dan Juventus, David Beckham juga sudah ajukan tawaran untuk bergabung dan bersedia menampung bintang PSG itu di klub MLS miliknya, Inter Miami. Sumber: Edinson Cavani Bisa Gabung Juventus Musim Depan
  14. Gilabola.com – Luka Modric merasa kasihan lihat kondisi Gareth Bale di klub Liga Spanyol Real Madrid. Ia melontarkan dukungan pada sang superstar. Luka Modric dilaporkan Goal mengakui jika Gareth Bale adalah sosok pemain yang luar biasa. Merasa kasihan, ia berharap dapat melihat pemain Timnas Wales itu lebih lama lagi tetap ada di Real Madrid. Jendela transfer musim panas 2019 sempat didominasi oleh spekulasi mengenai masa depan Bale, dengan gerakan yang menguntungkan ke China dan Inggris diperdebatkan. Tenggat waktu tetap saja lewat tanpa kesepakatan jelas hingga pemain berusia 30 tahun itu tidak pergi ke klub lain. Modric masih yakin jika Bale pasti dapat memainkan peran penting bagi Los Blancos di sisa musim ini. “Dia (Gareth Bale) itu adalah pemain yang luar biasa dan sangat penting bagi timnya,” ujar Modric setelah laga Kualifikasi Euro 2020. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Barcelona vs Real Madrid Terancam Ditunda? Real Madrid Terancam Laga El Clasico Tanpa Luka Modric Real Madrid Diminta Sabar Lihat Performa Luka Jovic Luka Modric kaget Gareth Bale cedera juga “Dia telah menunjukkan betapa penting dirinya musim ini. Saya berharap semoga saja dia akan tetap ada musim ini dan musim berikutnya juga kalau bisa,” lanjutnya lagi. Bale sendiri terbukti sanggup mencetak satu gol yang spektakuler saat melawan Kroasia yang diperkuat Modric skor 1-1. Modric sempat kaget saat mendengar Bale sama-sama cedera di laga itu sama seperti dirinya. “Saya waktu itu tidak melihat Gareth sesudahnya karena saya juga cedera. Kami akan melihat apakah kondisi kami akan baik-baik saja. Saya berharap dia juga akan membaik,” Modric menambahkan. “Dia adalah pemain penting untuk Los Blancos dan mudah-mudahan saja dia hanya kram ringan. Kita akan melihat perkambangan kesehatan dirinya,” pungkas Modric dengan penuh harap-harap cemas. Sumber: Luka Modric Kasihan Lihat Gareth Bale Di Real Madrid
  15. Gilabola.com – Borussia Dortmund berambisi datangkan lagi pemain muda di klub Inggris. Raksasa Bundesliga itupun arahkan bidikannya pada pemain Wolves, Chem Campbell, Januari mendatang. Bagi pelatih Wolves, Nuno Espirito Santo, ia dimungkinkan untuk lakukan sedikit perubahan pada skuad Wolves saat jendela transfer Januari dibuka nanti. Apalagi, skuadnya tampak kesulitan di musim baru ini, setelah mereka berjaya di musim sebelumnya dengan menutup kompetisi di peringkat tujuh. Tiga kemenangan beruntun sebelum jeda internasional malah menjadi awal yang buruk bagi skuad Nuno. Saat ini, Wolves berada di urutan 11 Liga Premier – empat poin dari Leicester City yang berada di urutan keempat – dan berada pada posisi yang lumayan bagus di Grup K Liga Europa setelah menang atas Besiktas di Istanbul. Namun, Wolves berpeluang kehilangan wonderkid-nya, Chem Campbell, yang menjadi bintang muda Inggris terbaru yang dikaitkan dengan transfer ke Jerman, dan kembali dengan Die Borussen. Berita Terkait Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini! Prediksi Portugal vs Luksemburg, Kualifikasi Piala Eropa 2020 Hasil Freiburg vs Borussia Dortmund 2-2, Achraf Hakimi Bikin Gol Lagi! Prediksi Freiburg vs Borussia Dortmund, Liga Jerman 5 Oktober 2019 Borussia Dortmund memang telah berusaha untuk menggaet banyak pemain muda berbakat asal Inggris dalam dua tahun terakhir, di mana mereka sudah dapatkan Jadon Sancho dan Reece Oxford. Begitu juga dengan Ademola Lookman dan Reiss Nelson yang keduanya sama-sama tampil mengesankan di Jerman. Dan, menurut Football Insider yang dilansir Birmingham Mail, Dortmund sekarang tertarik untuk datangkan Campbell, terutama sejak pemain asal Wales ini berlatih bersama skuad utama Nuno di St George’s Park pada Juli lalu, dan mendapat peringkat tinggi di Compton Park. Bagi Wolves sendiri, mereka dikabarkan bertekad untuk membenahi lini tengah setelah tak bisa datangkan gelandang ekstra yang diinginkan Nuno selama jendela transfer musim panas lalu. Penguatan di area inilah yang akan menjadi prioritas utama pelatih asal Portugal itu tahun depan. Kekhawatiran Nuno belakangan ini memang sedikit reda dengan bangkitnya permainan tiga pemain belakangnya; Willy Boly, Conor Coady dan Romain Saiss, yang berhasil membawa Wolves mencetak tiga clean sheet. Walau berpeluang kehilangan Campbell yang dibidik Borussia Dortmund, Wolves bisa melihat permainan apik Ryan Bennett saat menggantikan Saiss yang cedera di laga kontra Manchester City yang berakhir dengan kemenangan Wolves, 2-0. Lalu, ada pula pemain pinjaman Real Madrid, Jesus Vallejo, yang sayangnya tidak bisa dipermanenkan Wolves di akhir masa peminjamannya dan pembicaraan terkait hal ini juga belum dimulai. Sumber: Borussia Dortmund Incar Pemain Muda Wolves, Januari
×
×
  • Buat Baru...

Important Information

Kami telah menempatkan cookies di perangkat Anda untuk membantu menjadikan situs web ini lebih baik. Anda dapat menyesuaikan pengaturan cookie Anda / jika tidak, kami akan menganggap Anda boleh melanjutkan.